Hello! Buat lo yang lagi ngincer kuliah di ITB lewat jalur mandiri, ada informasi penting nih. Mulai penerimaan mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027, jalur mandiri ITB hadir dengan nama Seleksi Siswa Unggul ITB (SSU ITB).
Jadi, kalau lo nemu istilah Mandiri ITB 2026, SM ITB 2026, atau SSU ITB 2026, konteksnya sama-sama merujuk ke jalur seleksi mandiri ITB terbaru. Bedanya, mulai 2026, ITB memperluas sistem seleksinya lewat SSU dengan pilihan jalur tes dan non-tes.
Di artikel ini, kita bakal bahas mulai dari apa itu SSU ITB, gimana sistem seleksinya, jadwal, persyaratan, biaya pendaftaran, cara daftar, sampai materi ujian yang perlu lo siapin.
Apa itu SSU ITB?
Sebelum bahas yang lain lebih dalam, gue mau nginfoin pengertian SSU ITB terlebih dahulu, ya.
SSU ITB (Seleksi Siswa Unggul Institut Teknologi Bandung) adalah jalur seleksi mandiri bagi calon mahasiswa yang mau masuk program sarjana (S1) ITB dengan prestasi akademik maupun non-akademik yang unggul melalui jalur tes atau non-tes.
Melalui seleksi mandiri ini, ITB nggak cuma melihat kemampuan ujian peserta, tapi juga mempertimbangkan rekam jejak prestasi, konsistensi akademik selama sekolah, nilai UTBK, sampai talenta tertentu. Jalur ini terbuka buat semua lulusan SMA/MA/SMK sederajat, baik yang dari kurikulum nasional (termasuk Kurikulum Merdeka) maupun kurikulum internasional.
Perlu lo ketahui juga bahwa SSU ITB merupakan jalur pendidikan tanpa subsidi, sama seperti jalur mandiri pada umumnya. Namun, ITB tetap ngasih kesempatan buat peserta Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) buat mendaftar melalui jalur ini.
Sistem Seleksi SSU ITB 2026
Tahun ini, SSU ITB terbuka menjadi dua jalur, yaitu jalur tes dan non-tes. ITB juga menyediakan skema untuk peserta KIP Kuliah dan Daerah 3T melalui portal pendaftaran SSU. Kita bahas jalurnya satu per satu, ya.
1. SSU ITB Jalur Tes
SSU ITB Jalur Tes merupakan mekanisme seleksi mandiri yang dirancang buat ngukur kompetensi kognitif dan potensi akademik calon mahasiswa secara aktual melalui ujian tulis yang diselenggarakan langsung oleh ITB.
Pelaksanaan tes akan berlangsung secara daring atau online, sehingga peserta perlu menyediakan laptop/PC dengan spesifikasi tertentu. Tablet dan Smartphone nggak boleh dipakai, smartphone hanya dipakai sebagai perangkat monitoring tambahan. Detailnya bakal gue bahas di bawah, bagian persyaratan, ya.
Materi yang akan diujikan dalam SSU ITB 2026 adalah Matematika dan Fisika. Namun, ada ketentuan khusus buat yang memilih beberapa program/jurusan:
- Peminat Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) dan Program Studi Arsitektur harus mengikuti tambahan ujian menggambar secara daring.
- Peminat Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM) hanya mengikuti mata uji Matematika.
Jalur tes ini bisa jadi pilihan buat lo yang ingin menunjukkan kemampuan akademik langsung lewat ujian, terutama kalau lo belum lolos jalur nasional atau ingin mencoba peluang tambahan masuk ITB.
2. SSU ITB Non-Tes
SSU ITB Jalur Non-Tes ditujukan untuk siswa berprestasi yang ingin mengikuti seleksi tanpa ujian tertulis. Seleksinya mempertimbangkan dokumen prestasi, nilai rapor, nilai UTBK, dan/atau portofolio talenta.
Ada beberapa kategori non-tes sebagai berikut:
- Jalur nilai raport, yaitu seleksi mandiri khusus bagi siswa eligible SNBP tahun berjalan. Nantinya peserta bakal ditinjau data prestasi akademik nilai rapor semester 1–5. Oh ya, peserta terbuka bagi semua peserta SNBP, namun diprioritaskan bagi yang memilih ITB pada SNBP-nya.
- Jalur nilai UTBK, yaitu seleksi mandiri yang menggunakan hasil UTBK tahun berjalan sebagai parameter utama. Nantinya peserta bakal diseleksi berdasarkan peringkat nilai UTBK yang relevan dengan program studi tujuan. Jadi, peserta wajib melampirkan Kartu dan Nomor Peserta UTBK-SNBT 2026.
- Jalur talenta, yaitu seleksi mandiri khusus untuk peserta yang punya prestasi minimal di tingkat nasional dalam bidang sains, olahraga, seni, atau keagamaan. Contohnya OSN, FLS3N, O2SN, PON, dan hafidz Qur’an. Dibuktikan dengan sertifikasi prestasi terkait.
Berapa Daya Tampung Mahasiswa Baru ITB 2026 Program Sarjana?
Pada penerimaan mahasiswa baru program Sarjana ITB 2026, ITB menerima 1.225 calon mahasiswa melalui SNBP dan menyediakan 1.528 kursi melalui SNBT. Sementara itu, jalur mandiri terbaru ITB, yaitu Seleksi Siswa Unggul (SSU) ITB, direncanakan menampung sekitar 30–40% dari total mahasiswa baru.
Supaya lebih gampang ngebayanginnya, gue susun daya tampung ITB 2026 dalam bentuk tabel sebagai berikut:
Untuk angka pastinya, lo bisa pantengin website dan media sosial resmi ITB kalau sewaktu-waktu ada update terkait daya tampung.
Jadwal SSU ITB 2026
Catat tanggalnya biar lo nggak kelewat, ya! Kalau udah kelewat, lo harus ngulang SNBT-UTBK atau SSU ITB tahun depan kalau masih ngincer ITB sebagai kampus impian lo.
Walaupun gue udah menguraikan jadwal SSU ITB 2026 dari tabel di atas, lo tetap perlu cek berkala website resmi ITB, ya. Hal ini karena ITB sempat mengumumkan perpanjangan masa pendaftaran karena tingginya minat peserta. Jadi, tetap update di laman-laman resminya, oke?
SSU ITB Dilaksanakan Online atau Offline?
SSU ITB 2026 diselenggarakan secara daring atau online. Lo juga wajib mengikuti uji kelayakan perangkat tes dan simulasi tes buat memastikan nggak ada kendala saat ujian benerannya berlangsung.
Perangkat Ujian Akademik: Matematika & Fisika
Dari website resminya, lo diminta untuk menggunakan komputer/laptop (nggak boleh pakai tablet/smartphone). Informasi spesifikasi minimum untuk komputer/laptop yang dianjurkan adalah sebagai berikut.
- Sistem operasi: hanya windows dan MacOS yang dapat digunakan
- Prosesor Intel Core i3 atau setara (lebih tinggi lebih baik)
- RAM minimal 8 GB
- Koneksi internet stabil
- Ruang penyimpanan kosong di hardisk minimal 50 GB
- Webcam/kamera yang aktif dapat terhubung dengan perangkat komputer/laptop
- Microphone dan speaker sehingga dapat mendengar dan berbicara dua arah dengan pengawas
- Pastikan baterai laptop cukup kalau nggak pakai charger langsung
- Gunakan hanya satu layar/monitor
- Tambahan: ponsel (smartphone) sebagai kamera sekunder untuk kebutuhan pengawasan (proctoring) dan tripod/tempat penyimpanan ponsel yang bisa menangkap area lo, tangan, meja kerja, dan layar laptop secara jelas sepanjang sesi tes berlangsung.
Hal yang dilarang selama ujian berlangsung, yaitu menggunakan Remote Desktop (seperti Google Remote Desktop, Chrome Remote Desktop, TeamViewer, AnyDesk, Microsoft Remote Desktop, dll) dan menggunakan Virtual Machine (VM) akan menyebabkan aplikasi tidak dapat dgunakan.
Perangkat Ujian Menggambar
Kalau lo memilih prodi atau jurusan FSRD dan arsitek, maka ada Tes Kemampuan Menggambar yang dilakukan secara daring juga.
Ini dia beberapa hal yang perlu lo siapkan:
- Akun Gmail buat ngirim hasil ujian
- Komputer pribadi atau laptop dengan koneksi internet stabil, yang udah dilengkapi dengan aplikasi Zoom, kamera/webcam yang tetap aktif selama ujian berlangsung, serta mikrofon dan speaker yang berfungsi dengan baik dan terus terhubung selama ujian.
- Ponsel/handphone untuk memindai (scan) atau memotret lembar jawaban.
- Bagi pendaftar Program Studi Arsitektur (SAPPK): siapkan minimal 4 lembar kertas gambar ukuran A4, pena dan kertas A4, pensil 2B, pensil 6B atau charcoal stick (konte).
- Bagi pendaftar Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD): siapkan minimal 1 lembar kertas gambar ukuran A4, gunakan salah satu atau kombinasi dari pensil, pena tinta hitam, dan/atau spidol hitam.
Persyaratan Umum
- Lulusan SMA/MA/SMK/sederajat atau Paket C tahun 2023, 2024, atau 2025.
- Punya ijazah dalam tahun 2023, 2024, 2025 (tergantung lo angkatan berapa)
- Kalau belum punya ijazah, siapin SKL atau surat keterangan kelas 12.
- Punya Nomor Induk Siswa Nasional (NISN)
- Punya dan nge-upload nilai rapor SMA/MA/SMK/Paket C dari semester 1 sampai 5
- Punya nilai UTBK tahun 2025
- Nggak boleh pernah kuliah di ITB, lulus SNBP/SNBT 2025, atau keterima di kelas internasional ITB.
Persyaratan Pendaftaran SSU ITB 2026
Sebelum mendaftar SSU ITB, pastikan dulu apakah lo memenuhi persyaratan umum berikut:
- Terbuka bagi siswa kelas 12 (lulusan 2026) serta lulusan tahun 2024 dan 2025 (SMA/SMK/MA/Paket C) untuk SSU ITB Jalur Tes.
- SSU ITB Jalur Non-Tes hanya dikhususkan bagi siswa kelas 12 yang akan lulus pada tahun 2026.
- Tidak lulus atau diterima melalui SNBP 2024, 2025, dan 2026.
- Belum pernah atau tidak sedang menjadi mahasiswa program Sarjana ITB.
- Bebas Buta Warna Total dan Parsial, berlaku bagi pendaftar pada seluruh program studi di Sekolah Farmasi (SF).
Tambahannya, lo cek masing-masing ketentuan jalur SSU ITB dan jurusan yang lo pilih terkait persyaratan lainnya.
Nah, secara umum, ini dokumen yang wajib lo siapkan saat mendaftar SSU ITB:
- Surat Keterangan Lulus atau Surat Keterangan Kelas 12 dari pihak sekolah bagi peserta lulusan 2026. Ijazah harus dilengkapi saat proses daftar ulang (kalau udah keterima di ITB).
- Ijazah bagi lulusan 2024 dan 2025.
- Rapor SMA semester 1 sampai 5.
- Surat Keterangan Bebas Buta Warna bagi peminat Sekolah Farmasi (SF).
- Akta kelahiran.
- Pas foto berwarna, sesuaikan aja sama pas foto sekolah masing-masing.
- Dokumen pendukung tambahan sesuai dengan jalur SSU ITB yang dipilih.
- Motivation Letter (Surat Motivasi) berupa isian pada portal pendaftaran.
Cara Daftar SSU ITB 2026
Pendaftaran SSU ITB 2026 dilakukan secara daring melalui portal resmi Penerimaan Mahasiswa ITB. Secara umum, alurnya seperti ini:
- Buka laman resmi pendaftaran SSU ITB di portal admission ITB.
- Pilih kategori pendaftaran, misalnya peserta non-KIP-K, peserta KIP-K, atau Daerah 3T.
- Buat akun pakai email aktif.
- Isi data diri sesuai dokumen resmi seperti KTP, Kartu Keluarga, atau paspor.
- Masukkan NISN. Perlu diperhatikan, satu NISN hanya bisa digunakan satu kali untuk setiap jalur seleksi.
- Pilih jalur seleksi yang tersedia.
- Isi data sekolah, jurusan, dan dokumen pendukung (lihat daftar di atas)
- Pilih max. 3 fakultas/sekolah/program studi.
- Bayar biaya pendaftaran Rp750.000 untuk program Non KIP-K. Untuk peserta yang ikut program KIP-K dan Daerah 3T, biaya pendaftaran dibebaskan alias gratis.
- Finalisasi pendaftaran sesuai jadwal dan cetak kartu peserta.
Pastikan email yang terdaftar di portal SSU ITB aktif, ya, karena nomor seleksi, kata sandi, dan notifikasi proses seleksi bakal dikirim semua melalui email tersebut.
SM ITB Ada IPI (Uang Pangkal) atau Nggak?
Yes. Ada. IPI atau Iuran Pengembangan Institusi atau uang pangkal ini nggak perlu langsung bayar semua di awal. Lo bisa mencicilnya sampai 6 semester (3 tahun pertama).
Contohnya, IPI tertinggi di ITB itu Rp85 juta, dan bisa dicicil kayak gini: Rp25 juta di semester 1, lalu Rp12 juta per semester untuk semester 2 sampai 6. Untuk info lebih detail soal skema IPI lainnya, lo bisa cek langsung di website ITB bagian “Biaya Pendidikan”.
Materi yang Diuji di SSU ITB
- Matematika: wajib untuk semua peserta.
- Fisika (mekanika & gelombang): wajib buat yang daftar ke prodi SAINTEK.
- Tes Menggambar: wajib untuk FSRD dan SAPPK.
- Semua ujian diadakan secara online dan jadwalnya akan muncul di akun peserta.
Pertanyaanya, materi ini ada di Zenius atau nggak? Ada dong!
Playlist lengkap materi SAINTEK buat persiapan SSU ITB:
Materi Dan Latihan Soal Saintek | Zenius Education
Materi Dan Latihan Soal Saintek

Kumpulan Materi dan Latihan Soal Ujian Mandiri Saintek
Playlist Materi “Mekanika”
Mekanika | Zenius Education
Mekanika

Kumpulan Materi Fisika Mekanika
Playlist Materi “Getaran Gelombang dan Bunyi”
Getaran Gelombang Dan Bunyi | Zenius Education
Getaran Gelombang Dan Bunyi

Kumpulan Materi Fisika Gelombang dan Bunyi
Strategi dan Persiapan Belajar untuk SSU ITB
Setelah tau mata uji yang bakal lo hadapi di SSU ITB, saatnya lo siapin strategi belajar yang tepat. Secara umum, ada tiga jenis ujian: Matematika, Fisika, dan Tes Menggambar (buat FSRD & SAPPK).
1. Fokus ke Matematika Dulu, karena Materi Wajib Semua Prodi
Semua peserta SSU ITB harus ngerjain ujian Matematika. Jadi, lo mesti kuat di bagian ini. Strategi yang bisa lo pakai:
- Kuasai konsep dasar dulu, kayak aljabar, trigonometri, limit, turunan, integral, peluang, dll.
- Latihan soal untuk mengevaluasi pemahaman lo terhadap materi tertentu
- Latihan time trial—biasain ngerjain soal dalam waktu terbatas biar terbiasa manajemen waktu pas ujian nanti.
2. Fisika: Fokus ke Mekanika, Getaran, dan Gelombang
Kalau lo daftar ke jurusan saintek (kayak teknik, sains, farmasi, dsb), wajib ngerjain Fisika.
- Mekanika: mulai dari kinematika, dinamika gerak, momentum, usaha, dan energi.
- Getaran, gelombang bunyi, dan gelombang mekanik
- Banyak latihan soal dan pahami cara pendekatan ITB dalam ngetes Fisika ini
3. Tes Menggambar: Buat Anak FSRD & SAPPK
Di tahun sebelumnya, buat lo yang ngincer FSRD atau SAPPK, lo bisa melatih kemampuan menggambar dengan pensil/pulpen/pastel/cat air/spidol dengan teknik hitam, dan penggunaan alat gambar bisa dikombinasikan. Siapin juga alat pindai: nggak harus pakai scanner, lo bisa menggunakan kamera digital atau ponsel. Informasi lebih lengkapnya bisa lo lihat saat lo mendaftar, ya.
Kuncinya sekarang adalah persiapan yang matang: mental dan strategi belajar yang sesuai. Jangan lupa, lelah lo nggak bakal tersia hehe. Semangat, good luck, dan sampai jumpa di gerbang Ganesha.
Referensi:
Admission ITB. 2026. Seleksi Mandiri: Seleksi Siswa Unggul (SSU-ITB). diakses pada 7 Mei 2026 melalui laman https://admission.itb.ac.id/id/program/sarjana/seleksi-siswa-unggul-itb
ITB. 2026. Selamat! Calon Mahasiswa Baru ITB Jalur SNBP 2026 Berasal dari 38 Provinsi. diakses pada 7 Mei 2026 pada laman https://itb.ac.id/berita/selamat-calon-mahasiswa-baru-itb-jalur-snbp-2026-berasal-dari-38-provinsi/63368
Admission ITB. 2026. Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT). diakses pada 7 Mei 2026 melalui laman https://admission.itb.ac.id/id/program/sarjana/seleksi-nasional-berdasarkan-tes
ITB. 2026. ITB Hadirkan Jalur Baru Seleksi Siswa Unggul (SSU), Buka Peluang bagi Siswa Berprestasi. diakses pada 7 Mei 2026 melalui laman https://itb.ac.id/berita/itb-hadirkan-jalur-baru-seleksi-siswa-unggul-ssu-buka-peluang-bagi-siswa-berprestasi/63178
Originally published: Mei 8, 2025
PakarPBN
A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.
In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.
The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.
Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.