Ada sesuatu yang menarik perhatian ketika El Chorni Fasta Alexander Ahmad mengerjakan soal matematika. Seperti itulah gambaran yang disampaikan ibunya, Alifah Rahmati, sebuah pemandangan yang terasa mengagumkan bagi siapa pun yang menyaksikannya. Bocah sebelas tahun itu tampak begitu larut, seolah angka-angka di hadapannya bukan deretan simbol yang membingungkan, melainkan kawan lama yang sudah lama ia kenal. Di usia yang masih sangat muda, siswa kelas V Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) 1 Kedungadem, Bojonegoro, ini telah menjadi nama yang diperhitungkan di berbagai kompetisi akademik.
Kisahnya bukan sekadar tentang kecerdasan yang jatuh dari langit, melainkan tentang bakat yang diasah dengan sabar, dirawat oleh keluarga, dan difasilitasi oleh lingkungan sekolah yang percaya bahwa anak-anak dari pelosok pun berhak bersinar.
Fasta menunjukkan bakat matematika sejak kecil. Saat masih TK, ia sudah mampu melakukan perkalian dan memiliki ketertarikan kuat pada angka, yang diduga menurun dari ayahnya. Ibunya, Alifah, kemudian mengembangkan potensinya melalui bimbingan belajar, kelas privat, dan program olimpiade di MIM 1 Kedungadem.
Selain latihan akademik, keluarga juga menerapkan disiplin dalam kehidupan sehari-hari. Penggunaan gadget dibatasi, begitu pula konsumsi makanan instan, karena orang tua percaya pola hidup sehat membantu menjaga fokus dan kemampuan berpikir anak.
Usaha tersebut menghasilkan banyak prestasi. Fasta meraih berbagai penghargaan di bidang matematika dan IPA, di antaranya Juara 1 Matematika Olimpiade Fijar 2025, Juara 2 Matematika Genius Competition 2025, serta medali perunggu olimpiade matematika nasional tingkat provinsi dari EEC. Prestasinya menunjukkan konsistensi dan semangat belajar yang terus berkembang. Ia juga bercita-cita melanjutkan pendidikan ke SMP Ar Rahmat Bojonegoro.
Keberhasilan Fasta tidak lepas dari peran MIM 1 Kedungadem yang memiliki program pembinaan olimpiade dan pendampingan intensif. Sekolah ini berhasil menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan bakat siswa. Dalam Olimpiade Genius Kabupaten Bojonegoro 2025, sebelas siswa MIM 1 Kedungadem meraih penghargaan di berbagai bidang seperti matematika, IPA, IPS, Bahasa Inggris, dan lomba mewarnai. Kepala sekolah, M. Abdul Rofiq Roziqi, menegaskan bahwa prestasi tersebut merupakan hasil kerja sama antara siswa, guru, dan orang tua. Kisah Fasta dan teman-temannya membuktikan bahwa anak-anak dari daerah juga mampu bersaing dan berprestasi jika mendapat dukungan, pembinaan, serta kesempatan untuk berkembang.
Penulis : Fadlan Fathurrohman Hajami
DAFTAR PUSTAKA
Super! 11 Anak MI Muhammadiyah 1 Kedungadem Borong Juara Olimpiade Matematika Nasional. (2025, Mei). Kedungademmu.id.
1.html
El Chorni Fasta Alexander Ahmad, siswa 11 tahun sering juara olimpiade matematika, ibu batasi konsumsi gadget dan makanan instan. (2025). Radar Bojonegoro.
PakarPBN
A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.
In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.
The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.
Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.