Buat lo yang sekarang kelas 12, TKA Matematika SMA 2026 perlu mulai disiapin dari sekarang. Bukan nakut-nakutin, sih, tapi lo tau sendiri kalau Matematika jadi salah satu mata pelajaran yang butuh latihan bertahap. Kalau di nanti-nanti sampai mepet hari-H TKA, lo bakal lebih capek persiapannya. Alhasil, jadi nggak maksimal.
Sip, sekarang langsung aja, siap-siap di boncengan! Kita gas bahas contoh soal TKA Matematika SMA 2026. Btw, kalau lo belum baca artikel gue sebelumnya yang bahas persiapan TKA Matematika dan tips belajarnya, boleh dibaca dulu, ya.
Baca artikel 🔗 Persiapan dan Tips Belajar TKA Matematika
Kompetensi TKA Matematika SMA 2026
Sebelum lanjut ke bahasan utama, yaitu tentang kisi-kisi dan contoh soal TKA Matematika SMA. Gue akan review sedikit mengenai info yang beredar, mulai dari pengertian TKA Matematika, apa aja yang diuji, hingga jadwal tesnya.
TKA Matematika SMA adalah tes yang ngukur kemampuan siswa buat ngerti konsep, prinsip, nyajiin data dalam bentuk visual (kayak grafik/diagram), mikir logis, nyelesain masalah, dan ngaitin antar-konsep di Matematika.
Nah, semua itu diukur lewat tiga level kognitif (mungkin lo udah nggak asing lagi dengan istilahnya, bagian terpentingnya justru di proses berpikir yang dituntut di sini).
Dari dokumen yang di-share Kemendikdasmen, gue simpulkan level kognitifnya kayak gini.
Jadi, TKA Matematika SMA bukan cuma ngetes apakah lo bisa menghitung cepat. Lebih dari itu, tes ini akan melihat apakah lo bisa memahami konsep matematika, ngubah informasi soal ke bentuk matematika, milih strategi penyelesaian, menghubungkan beberapa konsep, dan narik kesimpulan secara logika.
Jangan kaget kalau model soalnya nanti bakal bikin lo “lebih mikir” dibanding sekadar soal ujian biasa. Kadang yang bikin susah bukan rumus atau perhitungannya, tapi gimana memahami maksud soal dan nentuin langkah awalnya.
Jadwal TKA Matematika SMA 2026
TKA Matematika wajib dan numerasi dilaksanakan di hari ketiga. Sementara hari pertama untuk Bahasa Indonesia dan survei karakter, hari kedua untuk Bahasa Inggris dan survei lingkungan belajar, serta hari keempat untuk dua mata pelajaran pilihan.
Jadwal pelaksanaan TKA SMA 2026 bisa lo lihat pada tabel berikut:
Untuk detail dan info seputar TKA SMA 2026 secara umum bisa lo baca di artikel 🔗 Jadwal, Materi, dan Perbedaan TKA SMA 2026 dengan Sebelumnya.
Berapa Jumlah Soal TKA Matematika SMA 2026?
Ada perubahan terkait jumlah soal TKA Matematika SMA. Pada tahun 2025, peserta mengerjakan 30 soal Matematika dalam durasi yang sama, yaitu 75 menit. Sementara pada tahun 2026, jumlah soal Matematika wajib dilaporkan berubah menjadi 25 soal dengan durasi pengerjaan 75 menit.
Artinya, lo punya kesempatan lebih lama buat ngerjain setiap soalnya. Kalau di tahun sebelumnya kira-kira 2,5 menit per soal, tahun ini waktunya jadi sekitar 3 menit per soal.
Nah, ini juga perlu lo pikirkan matang-matang. Bisa jadi, dengan bertambahnya durasi pengerjaan, soal TKA Matematika semakin menuntut pemahaman konsep, ketelitian membaca informasi, dan kemampuan menentukan strategi penyelesaian.
Jadi, fokus belajar lo tetap harus paham konsep dan gimana cara pakai rumus dalam konteks soal.
Bentuk Soal TKA Matematika SMA 2026
Berdasarkan informasi Pusmendik, bentuk soal TKA dapat berupa pilihan ganda biasa dengan satu jawaban benar dan pilihan ganda kompleks.
Artinya, lo perlu siap menghadapi soal yang nggak selalu berbentuk pilihan ganda (A, B, C, D, E) secara sederhana. Pada pilihan ganda kompleks, lo bisa diminta menilai beberapa pernyataan, memilih lebih dari satu informasi yang benar, atau menentukan kombinasi jawaban yang sesuai.
Makanya, latihan TKA Matematika jangan cuma fokus ke hasil akhir. Biasakan juga mengecek logika setiap langkah penyelesaian. Biar apa? Biar lo terbiasa sama bentuk soalnya dan tetap bisa ngerjain meskipun bentuk soalnya diutak-atik.
Biar makin kebayang, langsung aja kita bahas kisi-kisi dan contoh soal TKA Matematika SMA 2026, yuk!
Kisi-Kisi TKA Matematika SMA 2026
Emang boleh, ya, belajar cuma dari kisi-kisi? Boleh-boleh aja, justru ini yang perlu lo fokuskan terlebih dulu.
Kisi-kisi resmi dari Pusmendik bisa lo gunakan sebagai acuan belajar buat memahami kompetensi dan muatan yang diukur. Dengan begitu, proses belajar lo bakal lebih terarah.
Secara garis besar, kompetensi yang diukur dalam TKA Matematika mencakup:
- Pengetahuan Matematika: kemampuan memahami fakta, prinsip, dan prosedur matematika.
- Representasi Matematika: kemampuan menyajikan masalah dalam bentuk matematis, misalnya grafik, persamaan, tabel, diagram, atau model matematika.
- Penalaran: kemampuan menggunakan logika untuk menyelesaikan masalah dan menarik kesimpulan.
- Koneksi Matematis: kemampuan menghubungkan beberapa konsep matematika dalam satu masalah.
- Pemecahan Masalah: kemampuan menerapkan pengetahuan matematika untuk menemukan solusi.
Sementara itu, muatan atau materi utama TKA Matematika SMA meliputi: bilangan, aljabar, geometri dan pengukuran, data dan peluang, serta trigonometri.
Langsung aja kita bahas satu per satu, ya!
1. Bilangan
Kisi-kisi TKA Matematika yang pertama adalah bilangan. Di materi ini, lo bakal ketemu soal yang ngujinya basic tapi penting banget: penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian bilangan real—baik itu pecahan, bilangan bulat, atau bilangan berpangkat.
Di TKA, soal bilangan bisa muncul dalam bentuk konteks. Misalnya soal tentang skala, pertumbuhan, perubahan nilai, atau perbandingan.
Jadi, bukan cuma ngitung doang ya, lo juga harus paham sifat-sifat operasi kayak komutatif, asosiatif, dan distributif.
2. Aljabar
Aljabar adalah salah satu materi yang cukup luas. Dalam kisi-kisi TKA Matematika SMA, aljabar mencakup:
- sistem persamaan dan pertidaksamaan linear (bisa 2 atau 3 variabel),
- program linear (buat nyari untung maksimal/minimal),
- fungsi dan representasinya (grafik, tabel, rumus),
- komposisi fungsi dan fungsi invers.
Materi aljabar sering jadi jembatan ke materi lainnya. Misal, soal fungsi bisa nyambung ke grafik, barisan bisa nyambung ke pola bilangan, dan sistem persamaan bisa muncul dalam soal cerita.
Lo nggak cukup cuma bisa nyelesain persamaan, tapi harus bisa membangun model dari masalah nyata dan nyari solusi terbaiknya. Biasanya ini masuk level aplikasi, makanya bisa luas banget.
3. Geometri dan Pengukuran
Selain aljabar, geometri dan pengukuran juga luas banget. Lo bakal ngadepin:
- Hubungan antar sudut, garis, bidang,
- Bangun datar dan ruang (termasuk trapesium, segitiga, tabung, dll),
- Transformasi (geser, putar, cermin, perbesar),
- Perhitungan luas, keliling, dan jarak antar titik/garis.
Materi ini nuntut lo buat bisa baca gambar dan ngelihat hubungan antar-elemen visual. Kadang rumusnya sederhana, tapi lo perlu bisa membayangkan bentuknya dulu.
4. Data dan Peluang
Kisi-kisi TKA Matematika selanjutnya adalah data dan peluang. Materi ini bakal berkaitan dengan:
- Grafik nilai, diagram batang/lingkaran,
- Rata-rata, median, modus, jangkauan,
- Peluang kejadian (koin, dadu, kartu),
- Permutasi dan kombinasi.
Soal data dan peluang biasanya dekat dengan konteks kehidupan sehari-hari. Misalnya data nilai siswa, survei, produksi barang, pilihan rute, atau peluang mengambil benda tertentu.
Yang bikin tricky, tuh, soalnya minta lo menyimpulkan atau mengevaluasi, jadi banyak yang masuk level penalaran. Kuncinya, jangan buru-buru ngitung sebelum lo paham informasi yang dikasih.
5. Trigonometeri
Tenang, di sini lo nggak perlu ngapalin rumus sinus, kosinus, tangen, dan temen-temennya (kayak kotangen, sekan, kosekan). Tapi… lo tetap perlu pakai konsep itu buat nyelesain soal-soal yang butuh logika dan penalaran yang lebih dalam.
Beberapa konsep yang perlu lo kuasai, yaitu:
- perbandingan trigonometri pada segitiga siku-siku;
- nilai sinus, kosinus, dan tangen sudut istimewa;
- hubungan sisi dan sudut;
- penerapan trigonometri dalam masalah jarak, tinggi, atau kemiringan.
Trigonometri sering terasa susah bukan karena itungannya rumit, tapi karena banyak siswa yang bingung nentuin sisi mana yang jadi depan, samping, atau miring. Jadi, biasakan lo memvisualisasikan ulang informasi dari soalnya.
Kita lanjut ke contoh soalnya, gass!
Contoh Soal TKA Matematika SMA
Berikut beberapa contoh soal TKA Matematika SMA 2026 yang dibuat berdasarkan cakupan kisi-kisi. Soal-soal ini bukan soal resmi, ya, guys, tapi bisa lo pakai buat latihan memahami pola berpikir TKA.
Contoh Soal 1: Bilangan
Ini soal sederhana, tapi kalau lo salah urutan operasi, hasilnya bisa melenceng jauh.
Kunci Jawaban: C
Pembahasan:
Pertama, kerjakan perkaliannya dulu:
Ingat, ya, pakai perkalian silang. Lalu disederhanakan lagi menjadi:
Jadi:
Lalu jumlahkan dengan ¼ yang ada di soal:
Samakan penyebut jadi 12 (penjumlahan harus disamakan penyebutnya):
Jadi, jawabannya:
Contoh Soal 2: Bilangan
Selain soal bilangan sederhana seperti di atas, bisa juga soalnya ngarahin lo mengaitkan Matematika dengan kehidupan sehari-hari kayak gini.

Kunci Jawaban: D
Pembahasan:
Dina membeli:
Citra membeli:
Jumlah telur Dina dan Citra:
Lalu, samakan penyebut:
Jadi:
Artinya, jumlah telur Dina dan Citra adalah:
Karena telur Fani kurang dari jumlah tersebut, pilih jawaban yang nilainya lebih kecil dari
Dari pilihan yang ada, yang lebih kecil adalah:
Jadi, jawabannya:
Bilangan itu pondasi. Di Matematika, bilangan jadi dasar dari hampir semua operasi yang lebih kompleks. Mau lo ngerjain soal aljabar, fungsi, peluang, atau bahkan geometri, ujung-ujungnya pasti butuh operasi bilangan.
Untuk mempelajari bilangan dan operasinya, lo bisa belajar konsepnya di Zenius. Ada banyak latihan soal juga buat lo memperkuat pemahaman.
Bilangan dan Operasi Bilangan
Jelajahi materi TKA SMA Matematika di Zenius lewat video belajar, latihan soal, dan pembahasan.
Contoh Soal 3: Aljabar
Mirna akan memproduksi dua jenis kue dengan modal Rp8.000.000,00. Biaya produksi kue bolu sebesar Rp15.000,00 per kotak dan dijual dengan laba 40%. Sementara itu, biaya produksi kue brownies sebesar Rp20.000,00 per kotak dan dijual dengan laba 35%. Setiap harinya, Mirna dapat memproduksi paling banyak 500 kotak kue.
Apabila Mirna ingin memperoleh keuntungan maksimum, tentukan Benar atau Salah untuk setiap pernyataan berikut!

Kunci Jawaban: Salah, Salah, Benar
Pembahasan:
Misal:
Modal: 15000x+20000y≤8.000.000
Produksi maksimal: x+y≤500
Laba bolu: 40%×15.000=6.000
Laba brownies: 35%×20.000=7.000
Agar untung maksimum, gunakan batas produksi dan modal:
x+y=500
15000x+20000y=8.000.000
Hasilnya:
x=400, y=100
Jadi, Mirna harus memproduksi 400 bolu dan 100 brownies.
Keuntungan maksimum:
400(6.000)+100(7.000)=2.400.000+700.000=3.100.000
Maka:
- Mirna harus memproduksi 200 kotak kue bolu → Salah
- Mirna harus memproduksi kue brownies lebih banyak → Salah
- Keuntungan maksimum Rp3.100.000,00 → Benar
Lihat Materi dan Latihan Soal Aljabar di Zenius:
Aljabar
Jelajahi materi TKA SMA Matematika di Zenius lewat video belajar, latihan soal, dan pembahasan.
Di playlist Aljabar tersebut ada materi eksponen, sistem persamaan linear, sistem pertidaksamaan linear dua variabel, program linear, sistem persamaan dan pertidaksamaan linear-kuadrat, relasi dan fungsi, fungsi kuadrat, serta barisan dan deret.
Contoh Soal 4: Geometri dan Pengukuran


Tentukan benar atau salah untuk setiap pernyataan berikut terkait besar sudut pada trapesium ABCD!
| Pernyataan | Benar | Salah |
|---|---|---|
| ∠BCD = 110° | ||
| ∠CBD = 40° | ||
| ∠BDC = 40° |
Kunci Jawaban: Benar, Benar, Salah
Contoh Soal 5: Geometri dan Pengukuran
Selain soal yang bentuknya pernyataan benar/salah, untuk materi ini, juga bakal ada bentuk pilihan ganda seperti ini.

Pada trapesium siku-siku tersebut, diketahui AB = 3 dan AD ≤ BC. Apakah keliling trapesium tersebut lebih dari 25?
Putuskan apakah dengan tambahan informasi Pernyataan (1) dan Pernyataan (2) berikut cukup untuk menjawab pertanyaan tersebut:
(1) Luas trapesium ABCD = 24
(2) BC = 10 dan CD = 5
Pilihan Jawaban:
A. Pernyataan (1) SAJA cukup untuk menjawab pertanyaan, tetapi Pernyataan (2) SAJA tidak cukup.
B. Pernyataan (2) SAJA cukup untuk menjawab pertanyaan, tetapi Pernyataan (1) SAJA tidak cukup.
C. DUA pernyataan BERSAMA-SAMA cukup untuk menjawab pertanyaan, tetapi SATU pernyataan SAJA tidak cukup.
D. Pernyataan (1) SAJA cukup untuk menjawab pertanyaan dan Pernyataan (2) SAJA cukup.
E. Pernyataan (1) dan Pernyataan (2) tidak cukup untuk menjawab pertanyaan.
Kunci Jawaban: B
Lihat Materi dan Latihan Soal Geometri dan Pengukuran di Zenius:
Geometri
Jelajahi materi TKA SMA Matematika di Zenius lewat video belajar, latihan soal, dan pembahasan.
Pengukuran
Jelajahi materi TKA SMA Matematika di Zenius lewat video belajar, latihan soal, dan pembahasan.
Transformasi Geometri
Jelajahi materi TKA SMA Matematika di Zenius lewat video belajar, latihan soal, dan pembahasan.
Contoh Soal 6: Trigonometri
Suatu tangga dengan panjang 6 meter disandarkan pada dinding vertikal. Sudut yang dibentuk tangga dengan lantai adalah 60°.

Tinggi dinding yang disentuh ujung atas tangga adalah ….
A. 3 meter
B. 3√2 meter
C. 3√3 meter
D. 4√2 meter
E. 4√3 meter
Kunci Jawaban: C
Lihat Materi dan Latihan Soal Trigonometri di Zenius:
Trigonometri
Jelajahi materi TKA SMA Matematika di Zenius lewat video belajar, latihan soal, dan pembahasan.
Contoh Soal 7: Data dan Peluang
Rata-rata nilai ulangan 17 murid dari skala 100 adalah 83. Ada 3 murid yang mengikuti ujian susulan sehingga rata-rata nilai ulangan dari 20 murid menjadi 82.
Tentukan semua pernyataan berikut yang benar terkait dengan nilai ketiga murid yang mengikuti ujian susulan! Jawaban benar lebih dari satu.
☐ Jumlah nilai ketiga murid yang mengikuti ujian susulan adalah 229.
☐ Rata-rata nilai ketiga murid yang mengikuti ujian susulan lebih dari 70.
☐ Nilai terendah dari ketiga murid yang mengikuti ujian susulan tidak kurang dari 29.
☐ Nilai tertinggi dari ketiga murid yang mengikuti ujian susulan lebih dari 76.
☐ Jangkauan data nilai ketiga murid yang mengikuti ujian susulan lebih dari 72.
Kunci Jawaban: Pernyataan 1, 2, 3, dan 4.
Lihat Materi dan Latihan Soal Data dan Peluang di Zenius:
Data dan Peluang
Jelajahi materi TKA SMA Matematika di Zenius lewat video belajar, latihan soal, dan pembahasan.
Di playlist Data dan Peluang tersebut, lo akan mempelajari statistika dan penyajian data, permutasi dan kombinasi, serta peluang.
Mantap! Kalau lo udah nyampe di bagian ini, artinya lo udah dapet gambaran yang cukup lengkap tentang kisi-kisi dan contoh soal TKA Matematika SMA 2026.
Kelihatan, kan, kalau yang diuji itu bukan lo bisa ngitung atau hafal rumus-rumus doang, tapi lo juga dituntut buat mikir logis, nyusun strategi, dan ngaitin konsep di Matematika satu sama lain.
Baca Juga:
🔗 Persiapan Tryout TKA 2026: Materi dan Tracker Belajar TKA
🔗 Kisi-Kisi dan Contoh Soal TKA Bahasa Indonesia SMA
🔗 Kisi-Kisi dan Contoh Soal TKA Kimia SMA
Originally published: July 24, 2025
Updated by: Maulia Indriana Ghani
PakarPBN
A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.
In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.
The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.
Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.